Beranda Arsitektur Kafe Tengah Sawah di Pujon Kidul Malang

Kafe Tengah Sawah di Pujon Kidul Malang

0
BERBAGI

UntitledWisata – Malang menyimpan sejuta keindahan alami, tanpa kreativitas keindahan alam itu hanya akan meninggalkan cerita. Seperti di Pujon Kidul Kabupaten Malang, ide kreatif dengan menciptakan Kafe yang berada di tengah sawah.

Sejuknya alam pedesaan menjadi pilihan tersendiri bagi para wisatawan yang berasal dari kota. Terlebih, asrinya alam desa ini berpadu dengan kenikmatan panganan yang disajikan. Konsep inilah yang ditawarkan Kafe Sawah Pujon Kidul Kabupaten Malang.

Memadukan kuliner dengan konsep khas pedesaan, dengan suasana sawah dan pegunungan, menjadikan kafe ini banyak dikunjungi wisatawan selama mudik lebaran tahun ini. Tidak hanya itu, banyaknya spot foto yang menarik menjadi pilihan tersendiri bagi wisatawan.

Pengunjung yang datang ke kafe ini, bisa menghilangkan penat dengan menikmati pemandangan gunung Dorowati dan gunung Putri Tidur, ditemani semilir udara sejuk pedesaan.

Dengan semakin banyaknya media sosial, Kafe Sawah ini semakin dikenal orang. Mereka yang datang penasaran dengan adanya spot foto yang beragam dan bernuansa alam.

Indah Oktaviani, salah satu pengunjung asal Lampung yang datang ke kafe ini mengaku, mengetahui adanya kafe sawah dengan nuansa alam pedesaan ini dari media sosial. Saat dirinya mudik bersama keluarga di Malang, lantas menyempatkan untuk singgah.

“Benar-benar beda suasana desa pegunungan dapat banget. Ditambah makanannya yang ala pedesaan, berasa sekali tinggal di desa. Sangat cocok untuk pelarian dari rutinitas di kota,” ungkap Indah.

Selain bersantai, pengunjung bisa menikmati menu khas pedesaan. Menurut pengelola Kafe Sawah Pujon Kidul Udi Syafii, pengunjung bisa menikmati kuliner khas pedesaan seperti nasi ampok, nasi jagung dengan lauk ikan asin, serta makanan khas pedesaan lainnya.

“Harga yang ditawarkan juga cukup bersahabat, antara Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu. Tidak hanya menikmati pemandangan alam pedesaan, pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan petani di sekitar kafe,” tutur Udi.

Kafe ini setiap hari dikunjungi 3 ribu hingga 4 ribu orang. Saat musim liburan dan akhir pekan, pihak pengelola semakin kewalahan, karena membludaknya pengunjung.(*)

Sumber : agtvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here