Beranda News Sosialisasi 4 Pilar, Suryo Alam Ajak Masyarakat Refleksikan Bhineka Tunggal Ika

Sosialisasi 4 Pilar, Suryo Alam Ajak Masyarakat Refleksikan Bhineka Tunggal Ika

0
BERBAGI

F - SAWiranews, Nganjuk – Anggota MPR RI H. Mohammad Suryo Alam, Ak., MBA menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Nirwana Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Sabtu (23/9). Sosialisasi yang dilakukan bersama Paguyuban Kepala Sekolah se Kabupaten Nganjuk itu, masyarakat diajak untuk merefleksikan salah satu pilar bangsa yakni Bhineka Tunggal Ika demi menciptakan masyarakat yang harmonis.

Lebih dari 150 warga yang hadir terdiri dari tokoh masyarakat Mangundikaran Kecamatan Nganjuk, kelompok sadar wisata, Karang Taruna serta Paguyuban Kepala Sekolah se Kabupaten Nganjuk, hadir untuk mengikuti soasialisasi 4 pilar kebangsaan yang disampaikan oleh anggota MPR RI H. Mohammad Suryo Alam, Ak., MBA. Selain itu, Dimyati Rofii tokoh masyarakat Kabupaten Nganjuk turut menjadi narasumber dalam sosialisasi yang berjalan cukup hangat tersebut.

H. Mohammad Suryo Alam, Ak., MBA mengatakan, sebagai anggota MPR dia berkewajiban untuk melaksanakan soliasisasi 4 pilar kebangsaan. Menurutnya, kegiatan itu dilakukan agar anggota MPR lebih dekat dengan masyarakat serta sebagai wadah untuk menampung saran dan pendapat masyarakat mengenai pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. “Disini saya menjalankan tugas seperti yang sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota MPR, mendekatkan serta membuat masyarakat bisa mengimplementasikan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Salah satu dari empat pilar itu yakni Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus berdasar pada asas Pancasila yang telah ditetapkan oleh bangsa Indonesia menjadi dasar negara Indonesia. Dengan demikian maka penerapan Bhinneka Tunggal Ika harus dijiwai oleh konsep religiositas, humanitas, nasionalitas, dan sosialitas. Hanya dengan ini maka Bhinneka Tunggal Ika akan teraktualisasi.

SOS 2Konsep dasar Bhinneka Tunggal Ika yang kemudian terjabar dalam prinsip – prinsip yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika yang dijadikan acuan bagi bangsa Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Dalam rangka memahami konsep dasar dimaksud ada baiknya kita renungkan lambang negara yang tidak terpisahkan dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika. “Perlu kita mengadakan refleksi terhadap lambang negara tersebut. Karena, Bhinneka Tunggal Ika berisi konsep pluralistik dan multikulturalistik dalam kehidupan yang terikat dalam suatu kesatuan,” tandasnya.

Pada sosialisasi itu berjalan cukup menarik, karena banyak masyarakat yang hadir mengutarakan pertanyaan langsung kepada H. Mohammad Suryo Alam, Ak., MBA. Salah satunya adalah bagaimana cara menerapkan semboyan Bhineka Tunggal Ika ke dalam lingkungan kehidupan masyarakat sehari-hari, serta kenapa dinegara Indonesia masih saja selalu ada konflik antar agama padahal seharusnya semua aliran agama itu mengajarkan kedamaian.(Adv/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here