Beranda Wisata Telolet Booming, Penjual Terompet Sepi

Telolet Booming, Penjual Terompet Sepi

0
BERBAGI

Kediri, Momen tahun baru merupakan masa meraup untung besar bagi pedagang terompet. Tetapi tidak demikian, tahun ini penjual terompet dadakan justru penjualannya mengalami penurunan.

Retno Wulandari, penjual terompet dadakan asal Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengungkapkan, dia sudah lama berjualan terompet pada momen natal dan tahun baru. Selama 7 tahun berjualan, baru tahun ini penjualannya mengalami penurunan yang drastis. Jumlah penjual terompet pun juga berkurang.

Menurut Retno, salah satu penyebab sepinya penjualam terompet karena anak – anak lebih senang dengan klakson telolet bus. Waktu mereka yang dulunya dipakai untuk bermain terompet sekarang tersita untuk menunggu bus. “Dulu para penjual terompet sudah ramai sejak awal libur natal sampai tahun baru. Dulu juga berbagai macam bentuk dijual demi menarik pembeli, khususnya anak-anak. Sekarang yang lagi diminati anak-anak yakni telolet dari bus bukan terompet kertas seperti ini,” ungkap Retno.

Selain itu, sejak beredarnya terompet berbahan kertas bertulis huruf arab, banyak razia dan dilarang berjualan sehingga para penjual takut untuk menjual terompet lagi. Mereka langsung membeli terompet jadi dari tengkulak ketimbang membeli bahan dasarnya. “Jadi kita tidak tahu dalamnya bagaimana, bahannya seperti apa. Setahu kita ya membeli dengan bentuk yang bermacam-macam dan warna lalu kita jual dengan harga lebih tinggi untuk mencari keuntungan,” paparnya.

Ibu satu anak ini juga mengungkapkan, jika tahun lalu dia bisa menjual sampai 10 terompet lebih per hari sekarang hanya 2 sampai 5 buah per harinya. Terompet kertasnya dihargai dari Rp 5.000 sampai 10.000. Jika terompet dari pabrikan harganya lebih mahal yakni Rp 20.000 sampai Rp 25.000. “Terompet pabrikan yang terbuat dari bahan plastik lebih awet dibanding berbahan kertas, maka dari itu lebih mahal,” ujar Retno. (dha)

sumber : koranmemo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here