Wabup Jakaria Lakukan SIDAK Kegiatan Tatap Muka

Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si melakukan inspeksi mendadak (sidak) kegiatan tatap muka SD, SLTP dan SLTA di tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara dan Malinau Barat. Selasa (9/11).
Didampingi Dinas Kesehatan dan Dinas Pendididkan meninjau sekolah yang telah melakukan pembelajaran tatap muka.
Sidak yang dilakukan untuk memastikan PTM dilakukan dengan protokol kesehatan. Sekaligus juga memberikan arahan ke setiap tenaga pendidik agar senantiasa mengingatkan murid-muridnya untuk disiplin.
Hal itu bertujuan mengantisipasi lonjakan atau terjadinya klaster baru di lingkungan sekolah.
Wabup Jakaria menyampaikan dari hasil sidak ke beberapa titik sekolah, baik tingkat Sekolah dasar, SMP hingga SMA sudah lumayan bagus. “Namun dari penerapan itu, harus ditingkatkan lagi. Terutama pada saat anak anak selesai mendapatkan kegiatan belajar mengajar,” Ucapnya.
Dari sisi protokol kesehatan di lingkungan sekolah, menurut Wabup Jakaria, sudah tersedia dengan baik. Hanya saja, memang yang diantisipasi pada saat pulang sekolah. “Karena saya melihat masih terjadi kerumunan,” Tegasnya.
Oleh karena itu, setelah dari sidak ini akan ditindaklanjuti oleh dinas teknis, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
“Saya sudah intruksikan ke dua dinas teknis untuk melanjutkan ke semua sekolah. Minggu depan laporan sudah diterima nantinya,” Ungkapnya.
Dijelaskannya, sidak yang dilakukan saat ini merupakan satu bentuk komitmen pemerintah daerah yang sudah memberikan kebijakan dalam penerapan ptm 50 persen. “Intinya bagaimana ptm ini bisa dijalankan setiap sekolah. Dan komitmen bersama dalam mentaati protokol kesehatan,” Terangnya.
Dalam sidak ditingkat SMA/SMK, Wabup Jakaria masih mendapati pelajar yang tidak menggunakan masker pada saat pulang sekolah. “Kami akan tindaklanjuti dengan mengkoordinasikan cabang dinas pendidikan Provinsi di sini. Agar dpat menindaklanjuti. Karena sma atau smk itu kewenangan provinsi. Hanya saja kami, ingin melihat anak anak Malinau dalam proses Pembelajaran Tatap Muka,” Jelasnya.
Terlepas daripada itu, Wabup Jakaria kembali mengingatkan kepada orangtua siswa yang menjemput anaknya untuk terus menerus mengingatkan anaknya. “Apalagi dari diskusi saya dengan orangtua siswa, mereka senang ketika anak-anaknya sudah menjalani Pembelajaran Tatap Muka. Tapi orangtua harus juga mengambil bagian dengan selalu mengingatkan anaknya dan memantau anaknya dalam penerapan prokes,” Jelasnya.
Wabup Jakaria berharap orangtua siswa untuk tidak memberikan uang jajan kepada anaknya. Usahakan, ketika anaknya turun sekolah agar sarapan terlebih dahulu. “Jangan biasakan bawa uang jajan. Kalau mereka jajan diluar tentu terjadi kerumunan dan kadang makan bergantian sehingga terjadi kelalaian dalam prokes,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.