Sebanyak 1.352 Patok Perbatasan RI – Malaysia Belum Terpatroli

WIRAnews.com, NUNUKAN – Sebanyak 1.352 patok perbatasan negara  belum di patroli oleh prajurit Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 18 Komposit Buritkang.

‘’Kami baru melakukan patroli sebanyak 5.521 patok dari jumlah total 6.983 patok yang berada dalam penjagaan Satgas Pamtas RI – Malaysia,’’ ujar Dansatgas Yonarmed 18 Komposit Buritkang, Letkol. Arm. Yudhi Ari Irawan Senin (9/5).

Yudhi menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan oleh nihilnya penempatan pasukan pada sejumlah pos akibat pandemi Covid-19.

“Dua pos Satgas di wilayah Malaysia, yakni Pos Gabma Ba’ Kelalan dan Pos Gabma Seliku, tidak ada penempatan pasukan akibat pandemi Covid-19,” katanya.

Dia merinci, sebanayak 305 patok yang menjadi tugas Pos Ba’kelalan dan 465 patok yang menjadi tugas pos Gabma Seliku.

Kendala lain, helikopter yang dijadwalkan melakukan Dorlog untuk pasukan patroli Pos Lumbis, dalam kondisi maintenance.

Sehingga pasukan patroli, diperintahkan kembali sebelum kehabisan logistik.

‘’Meskipun saat pergerakan pasukan, helikopter sudah selesai diperbaiki, tapi pasukan keburu menjalankan perintah awal untuk kembali ke pos,’’ lanjutnya.

Namun demikian, patok yang belum sempat dipatroli tersebut sudah disetujui oleh Indonesia maupun Malaysia.

‘’Meski tidak sempat dipatroli, koordinat sudah terpetakan,’’ tegas Yudhi.

Adapun, 5.521 patok yang sudah dipatroli, terdiri dari patok type A sebanyak 7 patok, type B sebanyak 27 patok, type C sebanyak 295 patok, type D sebanyak 5.192 patok.

Dengan rincian, patok dalam kondisi baik sebanyak 5.118 patok, miring 156 patok, rusak 10 patok, patah 4 patok, roboh 31 patok, dan tertimpa pohon sebanyak 21 patok, tidak ditemukan, sebanyak 178 patok dan tenggelam, sebanyak 3 patok.

‘’Kerusakan patok akibat cuaca, ada yang tertimbun longsor dan sebab lain. Tidak kami temukan ada kerusakan akibat human error atau kesengajaan. Kami sudah laporkan hal tersebut ke komando atas,’’ kata Yudhi.

Reporter : Viq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.