Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) I Kalimantan Utara Resmi Ditutup di Malinau

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 08:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malinau – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara ke-I yang digelar di Kabupaten Malinau resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, pada Kamis (12/9/2024). Acara penutupan berlangsung di Panggung Padan Liu Burung, Malinau, yang turut menyaksikan momen bersejarah bagi perkembangan seni tarik suara gerejawi di provinsi ini.

Penutupan ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Gubernur Kalimantan Utara kepada Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., sebagai simbol selesainya rangkaian kegiatan Pesparawi I. Piala bergilir tersebut akan menjadi kenang-kenangan bagi Kabupaten Malinau yang sukses menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan acara bergengsi ini.

Baca Juga :  Bupati Wempi Mawa Apresiasi Peserta Pemilihan Duta Pariwisata Kabupaten Malinau 2024

Dalam sambutannya, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan acara ini. “Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas kerja keras semua pihak, baik panitia, peserta, maupun masyarakat yang telah mendukung kelancaran acara Pesparawi ini,” ujar Bupati Wempi.

Pesparawi I diikuti oleh kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara, yang menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam berbagai kategori lomba. Event ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan antar umat beragama dan mengembangkan bakat-bakat seni suara di lingkungan gereja.

Baca Juga :  Wakil Bupati Malinau, Jakaria Resmikan Pasar Bhineka Desa Tanjung Lapang untuk Majukan Ekonomi Masyarakat

Bupati Malinau juga berharap agar Pesparawi menjadi momentum untuk terus menggali potensi talenta di bidang seni tarik suara dan menjadi sarana pemuliaan nama Tuhan. “Semoga melalui event ini, kita dapat menjaring bakat-bakat baru yang akan meningkatkan kualitas pujian dan persembahan kepada Tuhan,” tambahnya.

Tak lupa, Bupati Wempi mengungkapkan harapan untuk bertemu kembali dalam Pesparawi II yang akan datang. “Kami berharap dapat menyambut kembali kontingen-kontingen dari kabupaten atau kota lain di Kalimantan Utara pada Pesparawi II, yang akan menjadi lebih besar dan lebih meriah,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati Malinau Wempi W. Mawa Raih Penghargaan Tertinggi PGRI pada Puncak HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional
Wabup Jakaria Pimpin Senam Bersama Peringati HKN ke-61 dan Hari Guru Nasional di Malinau
Pemkab Malinau Gelar Malam Penghargaan dan Penyerahan Bantuan pada HUT ke-26 dan Irau ke-11
Bupati Malinau dan Iwan Fals Tanam Pohon Manggis di RTH Seluwing: Pesan Ekologis dalam Irau ke-11
Bupati Wempi Buka Lomba Gerak Jalan TARKAM 2025, Malinau Kembali Jadi Tuan Rumah
Malinau Hadirkan 5 Pemuka Agama Nasional dalam Dialog Lintas Kepercayaan di Festival Irau ke-11
Wamendagri Bima Arya: Malinau Bisa Jadi Contoh Pembangunan dan Pelestarian Budaya
Kepala Staf Kepresidenan RI: Dari Malinau Kita Belajar Menjaga Alam, Melestarikan Budaya, dan Menyalakan Harapan bagi Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 09:06 WITA

Bupati Malinau Wempi W. Mawa Raih Penghargaan Tertinggi PGRI pada Puncak HUT ke-80 dan Hari Guru Nasional

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WITA

Wabup Jakaria Pimpin Senam Bersama Peringati HKN ke-61 dan Hari Guru Nasional di Malinau

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:16 WITA

Pemkab Malinau Gelar Malam Penghargaan dan Penyerahan Bantuan pada HUT ke-26 dan Irau ke-11

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:08 WITA

Bupati Malinau dan Iwan Fals Tanam Pohon Manggis di RTH Seluwing: Pesan Ekologis dalam Irau ke-11

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:42 WITA

Bupati Wempi Buka Lomba Gerak Jalan TARKAM 2025, Malinau Kembali Jadi Tuan Rumah

Berita Terbaru