Seorang PNS Nunukan Bersimbah Darah Dengan Belasan Tusukan Badik, Pelakunya Adik Ipar

- Jurnalis

Senin, 22 Maret 2021 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIRAnews.com, NUNUKAN “ SY (41) warga Jalan Pembangunan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mengalami banyak luka tusukan senjata tajam dan membuatnya kritis. SY merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Nunukan. Kapolsek Nunukan Kota Iptu.Randya Shaktika mengatakan, pelaku dari penusukan terhadap SY adalah AG (39), yang merupakan adik ipar dari SY. Diketahui AG tidak memiliki pekerjaan tetap. ˜™Terjadi cekcok yang mengakibatkan kondisi mereka berdarah-darah. Kedua laki-laki tersebut memiliki hubungan saudara. Mereka bahkan tinggal serumah™™ ujarnya, Senin (22/3/2021). Dijelaskan, peristiwa berdarah yang terjadi sekitar pukul 07.00 WITA tersebut, terjadi tidak jauh dari asrama Polisi. Salah satu petugas mendengar keributan dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Nunukan Kota untuk koordinasi dan melakukan pengamanan. ˜™Saat kejadian itu, hanya ada mereka berdua dalam rumah. Tidak ada saksi mata, hanya terdengar suara gaduh orang berkelahi™™ jelas Randya. Saat Polisi tiba di lokasi kejadian, tubuh SY sudah terkapar bersimbah darah dengan belasan luka tusukan senjata tajam. Melihat kedatangan petugas Polisi, AG yang saat itu masih memegang sebilah badik, menghindar dengan cara lari ke dalam kamar. Dalam rumah tersebut, Polisi menemukan alat hisab sabu/bong dan bungkusan obat batuk komix. ˜™Diduga kuat pelakunya AG, dia ini terindikasi mengkonsumsi narkoba™™ kata Randya. <h4>Pelaku mencoba bunuh diri</h4> AG yang diduga kuat masih dibawah pengaruh narkoba, menolak diamankan petugas dan melakukan percobaan bunuh diri. ˜™Pelaku menusukkan badiknya ke tubuhnya sendiri. Dia mencoba bunuh diri karena tidak mau dibawa petugas™™ lanjutnya. Randya mengatakan, Polisi belum tahu pasti penyebab pelaku melakukan penganiayaan kepada kakak iparnya tersebut. ˜™Kita masih akan dalami apa motif pelaku. Kita juga belum tahu apakah pelaku ini depresi atau bagaimana. Sampai sekarang, keduanya belum ada yang bisa dimintai keterangan™™ kata Randya. <div> <div><span class=”ctaText”>Baca Juga:</span>  <span class=”postTitle”>Ratusan Liter Miras dan Arak Dimusnahkan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 16/SBC di Krayan</span></div> </div> Saat ini, korban terbaring lemah di RSUD Nunukan dalam kondisi kritis. Sementara tersangka pelaku, dalam perawatan medis di Puskesmas. (Viq).

Baca Juga :  BUPATI MALINAU BUKA MUSRENBANGCAM DI MALINAU BARAT

Berita Terkait

Polisi Diserang di Paris Menjelang Olimpiade 2024
Pj. Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Hadiri Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan dalam Peringatan HUT PWRI ke-62
Sekda Malinau Dr. Ernes Silvanus Resmi Menutup Turnamen Sepak Bola Bupati Malinau Cup 2024
KPU Malinau: Bakal Paslon Pilkada 2024 Harus Sesuaikan Visi-Misi dengan RPJPD
Pemda Malinau Dukung Penuh Survei Penilaian Integritas KPK 2024
Bupati Malinau Wempi W Mawa Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2024
Rincian Duit Rp 44,2 M dan USD 30 Ribu Hasil SYL Peras Anak Buah di Kementan
Pemkab Gelar LCCM, Diikuti 13 Sekolah SMP Se-Kabupaten Malinau

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:14 WITA

Polisi Diserang di Paris Menjelang Olimpiade 2024

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:58 WITA

Pj. Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Hadiri Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan dalam Peringatan HUT PWRI ke-62

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WITA

Sekda Malinau Dr. Ernes Silvanus Resmi Menutup Turnamen Sepak Bola Bupati Malinau Cup 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:15 WITA

Pemda Malinau Dukung Penuh Survei Penilaian Integritas KPK 2024

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:14 WITA

Bupati Malinau Wempi W Mawa Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2024

Berita Terbaru

Internasional

Polisi Diserang di Paris Menjelang Olimpiade 2024

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:14 WITA